Karena Trading Plan itu, memang perlu…


Selamat pagi…

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

Trading itu, sebaiknya memang dilakukan berdasarkan sebuah trading plan yang jelas.  Sehingga semua potensi keuntungan dan kerugian, bisa terlihat jelas sebelum posisi tersebut diambil.  Keberadaan dari sebuah trading plan juga membuat proses evaluasi kita menjadi lebih mudah.  Kita bisa melihat, apakah sebuah keuntungan (kerugian) itu berasal dari prediksi yang benar (salah), bukan sekedar karena untung-untungan.  Selain itu, yang paling penting, kita juga bisa melihat kualitas eksekusi dari prediksi tersebut.

Misalnya nih..  Kalau seorang trader melihat resisten di 14.700 di sebuah saham X. Jika resisten tersebut ditembus, maka akan terbuka potensi kenaikan menuju ke level 16.000.

Planning: beli ketika resisten tersebut ditembus dengan harapan untuk take profit di harga 16.000.

Kenyataannya: trader tersebut melakukan posisi beli ketika harga sudah berada di level 15.300, dan take profit ketika harga sudah berada di level 15.800.  Pergerakan harganya ternyata hanya mencapai titik tertinggi di level 15.900, sebelum akhirnya harga turun lagi, kembali ke level 15.500.

Dari contoh tersebut dapat kita lihat bahwa:

  • Eksekusinya jelek banget.  Dengan resisten di 14.700, posisi ‘Beli ketika resisten tembus’ yang baik adalah ketika harga masih berada di kisaran 14750 – 14800, atau maksimal 14900.  Jika trader tersebut mau menunggu hingga resisten di level psikologis 15000 ditembus, seharusnya positioning tersebut sudah dilakukan ketika harga berada di kisaran 15050 – 15150.  Posisi beli di 15300, jelas terlalu jauh, meski dari ‘Plan B’ dadakan ini.
  • Prediksinya tidak bagus.  Target ke resisten di 16.000? mengapa harga hanya mencapai level tertinggi di 15900 terus turun? Level 16.000 tidak tersentuh kan? Bagaimana bisa dibilang bahwa prediksinya bagus?  Kalau prediksinya bagus, harusnya level 16.000 minimal disentuh dulu dong.. Malah, harusnya, 16.050 harus kejadian dulu.  Just to make sure bahwa posisi jual di resisten level 16.000 benar-benar kemakan oleh market.

Seorang trader sering kali bilang: Tjoan is Tjoan.  Profit is Profit.  Bagaimanapun juga itu caranya.  Even ‘lucky shot’ seperti itu, adalah hal yang normal-normal saja.  Gimana tidak, beli di 15.300, jual di 15.800.  Gopek tun  (Rp500) bo… masa nggak bisa dibilang ini adalah cara yang benar?

Mungkin iya menurut anda.  Tapi kalau saya, saya selalu ingin agar setiap keuntungan yang saya dapat adalah berdasarkan prediksi yang benar dan eksekusi yang tepat juga.  Sebagai seorang trader, saya berusaha agar tidak ada kata ‘untung-untungan’ dalam kamus saya.  Karena untung-untungan adalah Judi, dan Judi adalah haram.

A good trade is not only rely on good prediction, but also rely on good execution. And a good trading plan can help you ‘make sure’ that every trade is a good trade.

Happy trading, semoga untung!!!

Perencana Trading

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

Comments
6 Responses to “Karena Trading Plan itu, memang perlu…”
  1. nurmalanita says:

    Pak Tomy… mau liat trading plan harian nya yg dibuat rencana trading… bagaimana caranya ya?
    thank you.., Nita-SAM

    • Ibu Nita…

      Trading plan yang saya sampaikan, sering kali saya sebut sebagai CheatSheet. CheatSheet ini bisa dilihat jika anda sudah melakukan login ke kawasan khusus penggemar (link-nya bisa didapati di sebelah kanan dari halaman depan). Masalahnya, karena kesibukan saya, cheatsheet ini tidak dapat saya buat setiap hari(sorry). Jadi.. silakan berburu… 😀

      Rgds,
      Perencana Trading

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] Trader itu harus punya trading plan, dan disiplin terhadap trading plan yang telah dibuatnya […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: