Advertisements

Nyangkut, Cut loss, dan Average down: Ketika trading berbeda dengan investasi…*


Kata Pengantar…

Tulisan ini sebenarnya adalah tulisan lama saya (sekitar Mei 2010) yang tadinya saya simpan di member area.  Tapi… berhubung masih aktual, saya coba untuk sharing disini.  Oh iya… jika anda butuh tips untuk membebaskan diri dari posisi nyangkut, ada juga sih tulisannya.  Cuman saya sharingnya lain kali saja ya?

Semoga berguna bagi kita semua.

_________________

Trading itu berbeda dengan investasi.  Ketika anda sudah memahami dengan baik fakta atau realita ini, maka sebenarnya anda bisa dengan mudah menemukan jawaban atas hakekat dari tiga hal yang belakangan ini sering diperbincangkan orang: Nyangkut, Cut loss, dan Average Down.  Marilah kita lihat bahasannya satu persatu berikut ini.

Nyangkut

Saya mau bertanya: Nyangkut itu… apakah posisi trading? atau posisi investasi?  Jawabannnya adalah sebagai berikut: Orang yang mengalami posisi ‘nyangkut’ itu sebenarnya.. niatan awalnya.. adalah melakukan posisi trading.. akan tetapi.. harga kemudian bergerak berlawanan dengan arah prediksinya.  Sialnya.. dia kemudian tidak melakukan posisi cut loss.  Jadi kemudian, dia merubah posisi trading tersebut.. menjadi posisi investasi.  Disinilah awal mula, dari sebuah posisi Nyangkut.  Posisi ‘NYANGKUT’ adalah posisi trading yang kemudian diubah menjadi posisi investasi karena trader tersebut tidak bisa disiplin dalam melakukan cut loss!!! Atau dengan kata lain:  Satu pelajaran yang harus ditarik dari sebuah posisi nyangkut adalah: Posisi ‘nyangkut’.. sebenarnya tidak perlu terjadi apabila anda sudah mengetahui perbedaan antara trading dan investasi!!! Ketika anda sudah tahu dengan benar mengenai perbedaannya dan merasa bahwa anda seorang trader yang telah melakukan posisi beli berdasarkan suatu prediksi atau rekomendasi, maka anda sudah bakalan tahu bahwa ketika harga bergerak ke arah yang salah, anda harus segera melakukan posisi cut loss.  Disisi lain, jika anda seorang investor.  Ngapain takut dengan harga yang turun? anda kan yakin akan value dibalik perusahaan itu.  Tahan aja.  Kalau proses valuasi anda benar.. berati… pada suatu hari nanti, harga akan kembali bergerak naik menuju value yang sudah anda hitung sebelumnya.  Itu kalau valuasi anda memang sudah benar.

Cut Loss

Posisi nyangkut adalah sebuah posisi investasi. Terkait dengan cut loss ini, saya akan menanyakan pertanyaan yang sama: Cut loss yang dilakukan pada posisi ‘nyangkut’.. apakah merupakan posisi trading atau posisi investasi? (ingat loh ya.. kita disini berbicara mengenai cut loss yang dilakukan atas posisi nyangkut karena perubahan arah market secara keseluruhan… bukan karena perubahan fundamental yang mendasar dari perseroan).   Cut loss yang dilakukan oleh seorang trader terhadap sebuah posisi nyangkut adalah posisi jual yang dilakukan oleh seorang trader ketika ia melihat bahwa harga akan bergerak turun untuk jangka pendek.  Dengan kata lain: CUT LOSS.. ITU ADALAH POSISI TRADING!!! Aneh kan? Tadi.. posisi trading, diubah menjadi posisi investasi.  Sekarang, posisi investasi diubah menjadi posisi trading.  Aduh… Disiplin kenapa yak?? Ketika anda sudah mengetahui perbedaan antara trading dan investasi, anda sebenarnya tidak perlu melakukan cut loss atas posisi nyangkut!!! Pertama.. karena jika anda adalah seorang trader yang disiplin, anda tidak akan memiliki posisi nyangkut!  Yang kedua, kalau anda sudah tahu bahwa bahwa posisi Nyangkut adalah posisi investasi.  Ngapain juga anda melakukan posisi jual selama tidak ada perubahan fundamental yang signifikan? Semua sebenarnya tidak perlu terjadi jika seorang trading disiplin dalam melakukan transaksinya sesuai planning yang telah sebelumnya.  SEMUANYA TIDAK PERLU TERJADI JIKA SEORANG PEMODAL TAHU APA ITU PERBEDAAN ANTARA TRADING DAN INVESTASI!!!

Average Down

Posisi Nyangkut adalah sebuah posisi investasi.   Nah.. secara definitif,average down adalah posisi penambahan investasi agar harga rata-rata pembelian bisa menjadi lebih rendah. Kita punya posisi nyangkut di harga yang lebih tinggi nih.  Kemudian harga turun.  Apakah perlu kita melakukan average down? Sebentar…. Posisi nyangkut adalah posisi investasi.  Nah… sekarang gini.. kalau posisi investasi… berarti kita yakin akan value yang ada diatas harga ketika kita beli (kalau valuenya memang tidak ada seperti pada saham gorengan… ngapain kita beli in the first place gitu loh?).  Sekarang nih.. harga turun, value tetap diatas… Masa kita tidak berani beli? Masa kita tidak berani beli dalam jumlah yang lebih banyak?  Disisi lain… Misalnya nih… Jika kita punya posisi nyangkut BUMI di harga 7000… ketika harga turun di 500 perak.  Bagaimana kita bisa exit posisi BUMI yang di harga 7000 dengan tanpa kerugian jika kita tidak melakukan average down di harga 500?  Beberapa orang memang menyatakan bahwa average down atas posisi nyangkut adalah sebuah keputusan yang salah.  Lantas.. apa coba Definisi dari Average Down itu? Aneh??  orang investasi.. yakin bahwa value masih jauh diatas… kok melakukan average down dilarang? Saya sih yakin bahwa orang yang bilang seperti itu.. tidak tahu perbedaan antara trading dengan investasi!!! Well…Jika orang tahu perbedaan antara trading dan investasi.. dia tidak akan memiliki posisi nyangkut in the first place sehingga tidak perlu untuk melakukan average down!!!

So… sekali lagi saya tekankan.. TRADING BERBEDA DENGAN INVESTASI!!! Banyak hal yang bisa terjadi atau salah pengertian, jika anda tidak bisa mendapatkan sudut pandang yang benar.  Dan sebagai pemodal,ANDA HARUS MEMILIH SALAH SATU DIANTARANYA karena …jika anda tidak memilih.. cepat atau lambat, market akan menelan anda!!!

Happy trading… semoga untung!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual berdasarkan ulasan ini.  Terima kasih.


 

Advertisements
Comments
One Response to “Nyangkut, Cut loss, dan Average down: Ketika trading berbeda dengan investasi…*”
Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] bisa memetik pelajaran dari situ. – Ketika cut loss dalam trend turun, anda juga harus memutuskan: itu posisi ‘buang rugi’ (benar-benar anda mau ambil kerugiannya), atau sekedar posisi trading dimana nanti kalau harga sudah sampai dibawah, anda mau baibek lagi. Kalau itu hanya posisi […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: