Advertisements

Nyangkutku…


Selamat pagi…

Anda punya posisi nyangkut?  Saya punya!  Setelah bersih-bersih posisi sehari sebelum saya berangkat Umroh (saya berangkat Umroh tanggal 25 April), saya hanya melihat pasar dalam posisi kosong. Maklum, pulang umroh (tanggal 3 Mei), trend naik jangka pendek IHSG sudah berakhir.  Tidak ada alasan bagi saya untuk melakukan posisi beli.

Saya baru mulai kembali melakukan posisi beli setelah IHSG mencapai target dari double top (4000), saya memang sempat mengambil posisi trading.  Saya beli 1 lot saham ASII.  Bukannya apa-apa.  Saya memang memiliki kebiasaan untuk memiliki saham ASII sebanyak 1 lot, setiap kali IHSG sudah turun signifikan.  Posisi ini semacam ‘jangkar’ (anchor) . Tujuannya sederhana: saham ini adalah pengingat bagi saya, agar pada setiap koreksi, saya memiliki keberanian untuk melakukan posisi beli.  Sejak saat itu, mindset saya adalah ‘beli’.   Turun untuk beli, tinggal menunggu bottomnya dimana.

Problemnya adalah, posisi saya di ASII, pertama kali saya lakukan posisi beli pada saham ini, harganya ada di 67500.  Setelah saya beli, harga memang sempat mencapai level tertinggi di 68950.  Tapi saya tidak mau jualan karena saham itu adalah ‘bekal’ saya, ‘pengingat’ saya untuk mengarungi koreksi.

Setelah itu, harga saham ASII turun.  Problem selanjutnya adalah: Ketika ASII dibawah 65000, kok terlihat bener kalau potensi lossnya besar banget ya?(hehehe).  Saya kemudian berinisiatif untuk ‘memperbaiki/menurunkan harga pokok pembelian’.  Ketika harga ASII di bawah 65500, di awal minggu, saya sempat average down dalam jumlah yang lebih banyak sehingga average harga saya di 659xx itu tadi.    Tidak lama, Pada Kamis, ketika harga diatas 659xx, saya sempat exit sebagian.  Bukan di harga yang bagus sih.. hitungannya memang cut loss tipis.  Tapi harga rata-rata saya yang baru jadi 659xx.  Lebih rendah dari modal semula di 67500.  Planning saya adalah: jika harga ASII mencapai suport dari channel di harga 64000, saya mau beli.  Tapi hari Jumat kemarin, ketika harga  sudah dibawah 64000, saya tetap belum kepingin beli.  Maklum… ketika 15.45 kemarin, anda juga lihat bahwa saya masih melihat kalau market masih mau turun.  Saya menahan diri untuk tidak beli.  Alhamdulillah, itu adalah keputusan yang tepat.

Posisi nyangkut pada saham ASII saya tadi, adalah posisi nyangkut saya yang pertama.  Posisi saya yang kedua, adalah UNTR di 244xx (rata-rata)

Posisi ini sebenarnya adalah posisi yang agak jelek.  Posisi beli awalnya di atas 24700 (tanggal 25 Mei).  Saya melakukan positoning ketika ada berita mendengar pernyataan dari Bambang Brojonegoro bahwa pemerintah tidak memiliki kehendak untuk membuat aturan baru di bidang pertambangan batubara.  Saya melakukan posisi beli dengan harapan bahwa bottom harga sudah tercapai segera setelah berita itu keluar.  Eh.. ternyata, harga masih meluncur turun.  Kemarin, ketika harga di 24000, saya sempat average down, sehingga harga rata-rata baru saya di harga 244xx.  Problem kemudian terjadi karena saya melihat bahwa harga masih bisa meluncur turun.  Posisi di 24000 tersebut, akhirnya saya cut loss.  Ruginya memang hanya tipis kalau dilihat dari harga belinya.  Tapi kalau dari harga average, agak lumayan juga.  Yang penting, posisi saya kembali dalam posisi kecil, sehingga saya masih memiliki banyak dana untuk average down ketika harga turun lebih dalam.  Saat ini, ketika harga UNTR sudah jauh dibawah 24000,  saya masih memiliki alokasi dana untuk melakukan posisi beli sekitar 4 – 5 kali posisi nyangkut yang sudah saya lakukan ini.  Harga bagus untuk beli deh… 😀

So… ketika harga turun, saya tinggal melakukan average down.  Pertanyaannya, tinggal: dimana bottom dari trend turun kali ini? Itu yang masih saya tunggu.  Yang jelas, saya masih ada dana banyak untuk average down.  Koreksi DJI tidak membuat saya takut.  DJI 12100, itu adalah prediksi lama: target dari double top.  Sekarang, ketika target dari double top tersebut tercapai, berarti yang ada di otak saya hanya: tunggu bottom dan beli.  Catch the falling knife!

Mungkin…

Perbedaan antara nyangkut rugi saya dengan nyangkut rugi yang anda lakukan, adalah :

  1. Saya tahu posisi nyangkut saya harus saya apain, karena saya memiliki kemampuan prediksi yang sedikit lebih baik dari anda.
  2. Saya memiliki trading plan untuk membebaskan posisi nyangkut yang saya miliki.

Ketika orang lain masih berprediksi ini IHSG mau turun kemana, ketika orang-orang masih menyebar rasa takut (kok ya ada gitu loh.. orang yang tega… orang sedang ketakutan, kok malah ditakut-takuti… dimana otak dan hati dari orang seperti itu?), saya malah mencari kesempatan untuk beli.  Anda lihat koreksi yang sudah terjadi.  Anda lihat P/E dari saham, P/E dari IHSG.  Pertanyaan saya hanya satu:

Masih rasionalkah jika anda melakukan posisi jual?

Kalau perusahaan sekuritas, untuk menyelamatkan posisi marginnya, memang mereka harus melakukan posisi jual.  Mereka memang memiliki hak untuk melindungi diri.  Tapi.. kalau anda seorang pemodal, yang beli saham dengan menggunakan dana sendiri.  Apakah anda masih tega melakukan posisi jual?  Saya sih… lebih cenderung untuk menyarankan average down.  Tapi tetap saja: average down juga butuh strategi.  Dan strateginya… kita bahas di kesempatan yang lain deh… dari pada tulisan saya kepanjangan dan membuat anda menjadi bosan.  Sebagai nasehat, basic strategy untuk average down adalah:

Buatlah harga rata-rata anda yang baru, dibawah retracement 50% dari setiap garis trend yang anda tarik.

Anda sudah bisa menarik garis trend dan fibonacci retracement kan?

Happy trading… semoga untung!!!

Satrio Utomo

Advertisements
Comments
3 Responses to “Nyangkutku…”
  1. chandra says:

    menarik… masalahnya sampe sekarang saya masih lom bisa tarik garis trend dan fibo 😦 😦

  2. titotyo says:

    Siang pak Satrio,
    Sy lg mencari buku tentang fibonaci yg bpk buat, sy sudah mencari ke gramedia dan tempat lain tp selalu tidak ada (habis), bisa kasih rekomend tempat pak kl sy mau beli buku tersebut, atas bantuannya terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: