Advertisements

Ketika pergerakan harga saham sekedar berarti ‘Ya’ atau ‘Tidak’*


Selamat pagi…

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

Bagi sebagian orang, terutama mereka yang berkecimpung di pasar modal… harga saham itu bisa berarti bermacam-macam.  Yang jelas, kalau dihubungkan dengan posisi trading, pergerakan harga berarti untung atau rugi, senang atau gembira.

Akan tetapi… ketika kita sedang melihat pengaruh dari berita terhadap pergerakan harga, sering kali kita melihat bahwa harga saham itu bisa memiliki arti yang lain.

  • Harga saham bisa saja berarti bagus atau tidak bagus

Misalnya niy… ada berita keluar.. kemudian pasar melihat berita itu sebagai berita bagus, maka harga akan bergerak naik.  Sebaliknya.. jika berita tersebut dianggap tidak bagus, berarti harga akan bergerak turun.

  • Harga saham bisa saja berarti setuju atau tidak setuju

Misalnya niy… sebuah perusahaan yang sedang melakukan corporate action atau Pemerintah yang sedang melakukan sebuah kebijakan.  Jika pasar suka akan kebijakan tersebut, maka harga atau IHSG akan bergerak naik.   Tapi, sebaliknya, jika pasar tidak setuju, maka itu bisa berarti harga turun, IHSG juga turun.

Nah.. Fungsi kita dalam menganalisis, adalah mencari.. bagaimana atau manakah faktor-faktor yang paling kuat, yang bisa mempengaruhi pergerakan harga.  Jangan sampai hubungannya sudah tulalit, masih kita hubung-hubungkan juga. Misalnya niy… IHSG sekarang melemah, karena Rupiah melemah.  Tapi, karena pada saat yang bersamaan, Roy Suryo ditunjuk sebagai Menpora.  Ya jangan terus dihubungkan bahwa IHSG melemah karena penunjukkan Roy Suryo.. apalagi kalau Rupiah melemah karena Roy Suryo diangkat menjadi Menteri.  Itu sangat tidak ada hubungannya.. hehehe.

Eh… nanti dulu… anda juga harus ingat… bahwa reaksi pasar tidak selamanya 100% pasti sesuai harapan.  Terutama kalau data kinerja niy… Data yang bagus, sering kali malah reaksi pasar menjadi negatif karena data tersebut, ternyata masih dibawah ekspektasi.  Kebalikannya, data jelek, bisa jadi menjadi trigger harga untuk bergerak naik, ketika angka tersebut ternyata masih lebih baik dari hitungan analis (baca: pasar).  So… tetap saja reaksinya tidak 100% benar.

So… silakan menghubung-hubungkan fakta dengan pergerakan harga.  Kadang mudah, kadang pusing kepala kita dibikinnya… Tapi jangan sampai terpeleset karena disini bukanlah Opera Van Java.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

*bacalah halaman disclaimer sebelum melakukan penafsiran berita.

Advertisements
Comments
2 Responses to “Ketika pergerakan harga saham sekedar berarti ‘Ya’ atau ‘Tidak’*”
Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] #22: Ketika pergerakan harga saham sekedar berarti ‘Ya’ atau ‘Tidak’ […]

  2. […] #22: Ketika pergerakan harga saham sekedar berarti ‘Ya’ atau ‘Tidak’ […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: