Advertisements

Aliran Dana Asing vs Aliran Dana Aseng*


Selamat pagi…

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

Berapa sebenarnya jumlah aliran dana asing yang masuk ke Bursa Efek Indonesia? Sebenarnya tidak ada yang pasti.  Kalau angka resminya… yang digunakan adalah aliran dana asing total, baik yang terdapat pada pasar reguler, maupun yang ada pada pasar non reguler.  Akan tetapi, kalau saya niy… saya lebih cenderung menggunakan hanya aliran dana asing yang ada di masar reguler.  Aliran dana asing yang ada di pasar non reguler, sering kali berasal dari crossing atau transaksi tutup sendiri, saya anggap sebagai ‘noise’ karena berbagai alasan.  Banyak faktor yang bisa saja dijadikan alasan, seperti misalnya:

  • bisa saja aktifitas tersebut hanya merupakan aktifitas repo yang dilakukan oleh perseroan, atau
  • bisa saja pemodal yang melakukan crossing tersebut, memang hanya membeli saham tersebut untuk keperluan investasi sehingga kecil kemungkinan mereka melepasnya pada open market, atau
  • bisa saja langkah tersebut hanya merupakan ‘pemindahan barang’ yang dilakukan oleh pemegang saham mayoritas dari perusahaan dia yang ada di Indonesia kepada perusahaan dia yang ada di luar negeri.  Hanya keluar kantong kiri – masuk kantong kanan, tanpa perpindahan kekuasaan yang sebenarnya.

Dan masih banyak lagi alasan yang lain.  Intinya: aksi ‘asing-asingan’ (asing palsu, atau kemudian saya sebut sebagai ‘aseng’) ini malah sering kali menjadi gangguan bagi kita dalam mengambil keputusan.

Lihat saja pada gambar dibawah ini:

130630 Aliran Dana Asing vs Aseng

Kalau anda menggunakan aliran dana ‘Aseng’ (total market), posisi net buy asing untuk tahun 2013, baru habis dalam dua hari lalu, jauh setelah bottom IHSG yang pertama, bahkan jauh setelah bottom IHSG yang kedua.  Tapi.. kalau anda menggunakan aliran dana ‘Asing’ yang berasal hanya dari reguler market, anda sudah tahu bahwa semenjak pertengahan Juni ini, jumlah posisi asing juga sudah habis.  Posisi asing terakhir bahkan sudah mulai mendekati level terendah semenjak 2012.

Memperhatikan aliran dana di pasar reguler (asing) akan  memberikan panduan yang lebih baik dalam pengambilan keputusan, dibandingkan dengan memperhatikan aliran dana di total market (aseng)

So… Mana yang anda gunakan?

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

Advertisements
Comments
8 Responses to “Aliran Dana Asing vs Aliran Dana Aseng*”
  1. phlrmhrb says:

    bagaimana jika grafik aliran dana dibandingkan dengan grafik indeks agar lebih terlihat efek dana yang masuk dengan harga indeks.

  2. Arya says:

    Mas…
    Darimana saya bisa dapatkan data aliran dana asing seperti itu?
    Bisa download dimana?

    Thanx

    Arya

  3. g.nugroho says:

    Bung Satrio Utomo, dari mana Anda mendapatkan data keluar masuk dana asing tersebut?
    Bisa mohon diberitahu link datanya?

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] #35: Memahami dan Mensikapi Aliran Dana Aseng […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: