‘Gemes’ menanti ‘Pull Back’…*


Selamat pagi…

(Jangan dibaca.  Ini curhatan orang pusing.  Bukan pusing karena trading, tapi pusing karena ‘stress diluar trading’ sudah mulai mengganggu ‘stress didalam trading’.  Hehehe….)

Anda mungkin sudah baca tulisan saya terdahulu… bahwa saya memilik kebiasaan buruk untuk ‘ayun posisi’.  Jual dulu.. dengan harapan nanti bisa baibek dibawah.  Terutama ketika harga sudah berada di dekat resisten kuat.

Problem terbesar dari strategi ini adalah: ketika kita sudah jualan, yang kita nanti sebenarnya adalah Pull Back… harga yang turun, membentuk trend turun jangka pendek, biasanya sampai retracement 50% dari trend terakhir… dan setelah itu kembali melanjutkan trend naik jangka menengah.  Nah.. Pull Back ini…  kalau trend naik jangka menengah sedang terlalu kuat… pull backnya tidak pernah besar.  Boro-boiro sampai ret 50%… Ret 38,2 saja.. sering kali hanya kena low.  Gak sampai ‘close dibawah suport’.  Kalau sudah seperti itu… hehehe…’ayunan’ yang kita lakukan .. sudah pasti gagal.  Kita terpaksa ‘baibek’ posisi diatas harga kita jual sebelumnya.  Itu kalau disiplin… seringnya: Susah untuk bisa disiplin!!!

Giliran gak diayun.,. harga balik lagi.  Malah tembus suport.  Giliran di ayun… harga malah tembus resisten.  Hehehe… Itu adalah keseharian dari seorang trader.

So…  Ketika trend naik berlangsung sangat kuat… mereka yang berhasil hold posisi ketika saham reversal di harga bawah… adalah orang yang sangat berhasil.  After all… ketika trend naik berlangsung sangat kuat… mereka yang jual terakhir… bakal menjadi orang yang paling beruntung.  Akan tetapi… ketika kita sudah terlanjur ‘main ayunan’ dan gagal:  Ya sudah… berarti kita harus bikin trading plan yang baru lagi… dan berusaha untuk patuh terhadap trading plan tersebut.

Hm… Bisa enggak ya? Hehehe…

Trading itu … memang lebih enak kalau kita sedang berada dalam kondisi mental yang ‘fresh’… bebas dari semua hambatan.    Disiplin itu akan mudah untuk dilakukan… jika kita sedang berada dalam kondisi ‘tanpa beban’.   Oleh sebab itu… saya sangat sadar.. bahwa saya harus segera menghilangkan ‘stress diluar trading’ agar trading saya bisa lebih bagus.  Setelah setahun saya ingkari dan saya ‘klemprakno’ (saya biarkan) akhirnya hari ini saya mulai lagi menghadap ke Dosen Pembimbing saya untuk menyelesaikan Tugas Akhir saya.  Semoga cepat kelar deh.. biar saya bisa lebih konsen lagi tradingnya… lebih konsen lagi dalam menemani anda dalam menghadapi ‘buasnya’ Bursa Efek Indonesia.

Saya kemarin exit sebagian besar posisi karena melihat subwave 3 sepertinya sudah kelar.  Saya sih berharap ada subwave 4 ke 4520 – 4665.  Tapi  ini… IHSG malah mencoba closing diatas 4689 lagi untuk bikin signal positif.  Saya sih sepertinya tidak bisa disiplin sore ini.  Karena jam 15.45-an nanti.. saya bakal di travel lagi kembali ke Jakarta.  Hehehe… Ini Tong Seng ditutup diatas 22.388 enggak ya? Moga-moga enggak deh.. biar saya gak harus baibek lagi sore hari ini.

Sekian curhat saya siang ini… saya mau ngadep Dosen saya dulu ya…

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: