Ampun yaa Ekonom… Masya Alloh!!!*

140506 Dodol rasa durian

Selamat pagi…

Gile bener itu halaman pertama Investor Daily: Ekonom rame-rame prediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di kisaran 5,7 – 6,0 persen!!!  Saya gak habis ngerti… LOGIKANYA BAGAIMANA???

Saya tahu.. saya bukan ekonom.  Saya itu hanya analis pinggiran.  Dogol lagi!

Saya juga tahu.. bahwa angka yang mereka hasilkan.. adalah angka yang didapat berdasarkan hitungan.  Ah.. rumit deh.. saya males untuk ngerti.

Saya juga tahu.. hasil dari 1+1 … ditangan ekonom.. itu bisa berapa saja.

Problemnya:

  • Pertumbuhan ekonomi kita di kuartal pertama.. itu cuman 0,95% .. jauh dibawah konsensus (prediksi rata-rata dari para ekonom) yang memprediksikan pertumbuhan bakal 1,26% dalam kuartal pertama ini.
  • Satu kuartal itu.. tiga bulan lamanya.  Kalau 1 tahun ada 12 bulan.. berarti dalam satu tahun ada 4 kuartal.  0,95% dikali 4 .. itu gak sampe 4%.  Bagaimana pertumbuhan bisa diatas 5% kalau kuartalnya pertama saja sudah dibawah 1%??  Mau dikejar di 3 kuartal berikutnya?
  • Asumsi yang mereka pake.. adalah bahwa pemerintahan yang baru.. akan mampu membuat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari yang sekarang.  REALITANYA: Presiden kita masih tetap SBY hingga Oktober!!!  Dengan pertumbuhan ekonomi yang jelek seperti itu… langkah SBY sudahlah pasti: TIDAK NGAPA-NGAPAIN!!!  Anda mau ngejar pertumbuhan ekonomi pake apa? Sepeda mini?  Viagra satu kotak ditenggak langsung? PAKE APA???

Saya gak tau .. apa yang ada di pikiran mereka.  Bisa jadi.. mereka salah baca mengenai apa yang membuat market kita kuat sejak Desember lalu.  Bisa jadi… mereka berpikir bahwa IHSG yang terus menguat ini.. adalah hasil dari kondisi ekonomi yang terus membaik. Hasil dari semua yang bagus-bagus.

Padahal….

  • Kinerja emiten kemarin.. itu awut-awutan.  Yang bisa mencetak laba bersih diatas ekspektasi.. hanya kurang dari 40%… sudah gitu.. yang bisa mencatatkan penjualan diatas ekspektasi.. bahkan kurang dari 30%.  Suku bunga tinggi telah menjadi biang dari perlambatan itu. Gak lihat apa?
  • Bank Indonesia juga masih mempertahan kan langkah-langkah untuk mengerem pertumbuhan, terutama mengerem bubble di harga properti.  Nggak lihat apa yang namanya kinerja saham properti dan semen sudah berdarah-darah seperti itu?
  • Kondisi Rupiah yang masih lemah… dijadikan alasan bagi tingginya suku bunga.  Nggak lihat apa yang namanya Rupiah yang lemah .. itu hanya masalah psikologis?  Ketika kans Jokowi membaik.. Rupiah menguat hingga 11.300-11.400.. tapi .. ketika Megawati melakukan manuver yang dianggap pasar membuat kans Jokowi memburuk.. Rupiah melemah hingga 11.650 dalam sehari.  Gak liat apa?

Market kedepan… sampai pemilu presiden.. benar-benar berasa gambling bagi saya: spekulasi.  Fundamental emiten gak memadai.  Ekonominya juga gak bagus.  Regionalnya juga gak jelas.  Yang ada.. hanya sentimen pemilu.  Kita mengambil posisi-posisi spekulatif.. dan berharap sentimen pemilu tetap membuat IHSG tegak lurus ngacung.

Ah.. saya kan cuman trader teknikal… alasan market mau naik atau turun.. itu gak penting bagi saya.  Tinggal mengalir saja.. ikut arah dari trend.

Cuman melihat semua itu.. saya gak tahan untuk bilang:

DASAR DODOL GARUT NOMOR 1!!! RASA DURIAN LAGI!!! BENAR-BENAR ENAK… NIKMAT… DAN MEMABUKKAN!!!!!

Hehehe….

Puas?

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: