Karena Outlook dari Market hingga (dan pasca) Pilpres memang jauh berbeda…*


Selamat pagi…

Kemarin … saya presentasi Market Outlook Juli pada nasabah UBI.

Saya.. kalau presentasi outlook seperti ini.. suka ‘free style’: pertama.. saya tunjukkan trend jangka pendek dari IHSG. Terus.. saya perlihatkan skenario Elliot Wave (EW) kalau IHSG naik, dan skenario EW kalau IHSG turun. Terus… saya lihat (hampir) semua saham yang ditanyakan oleh floor. Terus.. sebagai penutup.. saya menarik kesimpulan: dari skenario yang ada, saya pilih salah satu: cenderung naik, atau turun.

Hasilnya adalah seperti ini:

1. Trend jangka pendek, adalah target dari triangle dengan arah ke 4750-4800. Triangle ini hanya gagal kalau resisten 4900-4915 ditembus.

2. Untuk skenario naik, adalah menanti munculnya wave 5 dari IHSG dengan arah minimal ke 5100-5200, maksimal di 5400-5650 Skenario ini akan dimulai jika resisten 4925-4950 mampu ditembus naik.

3. Untuk skenario turun… sebenarnya adalah resiko dari medium term zig-zag correction dengan arah di bawah 4600 (saya hanya pasang target ‘sopan’ ini… target riilnya serem deh pokoknya). Skenario ini akan ‘ON’ jika suport di 4721 (atau 4712 ya? Maap.. saya sedang di PVJ ini.. jadi lupa level pastinya) ditembus ke bawah.

4. Problemnya: Dari chart saham-saham yang kemudian kami bahas, sebagian sudah mulai menunjukkam potensi koreksi. Bisa jadi.. karena trend jangka pendek dari IHSG memang sedang trend turun. Tapi… sebagian besar diantaranya juga sedang di suport pattern… yang jika ditembus.. potensi koreksinya nya cukup lumayan.

Padahal… saat ini sedang berlangsung Jokowi Effect, dimana: kalau kans Jokowi sebagai presiden menguat, IHSG naik, vice versa.

Pertanyaannya: Jika suport IHSG di 4712 atau 4721 tadi ditembus, benarkah itu berarti berlangsung inverse Jokowi Effect? Inverse Jokowi Effect itu.. ya berarti yang menang pilpres bukan Jokowi.

So… minggu depan ini… sepertinya adalah penentu apakah pilpres ini masih ada tenaga naik atau tidak. Bagusnya sih.. kalau IHSG bottoming di pertengahan minggu, terus memulai rally pilpres. Bagusnya … kalau IHSG turun dulu dibawah 4800, baru setelah itu rally.

Saya akan terus mendukung Jokowi-JK selama Cak Imin (PKB) tidak melepas dukungan pada Jokowi-JK. Tapi… saya tetap saja adalah seorang trader yang menganut prinsip: beli ketika mau naik, dan jual ketika mau turun.

Dukungan mungkin tidak akan berubah. Tapi… gila aja kalau disuruh nahan posisi ketika market turun. Saya tidak mau.

Happy trading… semoga barokah!!!
Satrio Utomo

*disclaimer ON

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: