15.45* (Revised)


(Maap.. ada kesalahan yang sangat mengganggu: saya cut loss INTP di 23.900… bukan di 23.000.  Terima kasih atas perhatiannya)

Selamat sore….

Dua hal yang paling disukai oleh market:

  1. Membuktikan kalau kita salah.
  2. Menghukum kita ketika kita tidak disiplin

Dua hal itu memang menjadi penyiksa dari kondisi mental kita, ketika kita masuk ke dalam market dalam wacana trading.

Kedua hal tersebut, yang terjadi pada posisi INTP saya.  Sekitar dua minggu lalu, saya sempat beli INTP di harga 24.000 lebih dikit.  Ketika suport di 24000 ditembus, saya cut loss di 23.900.  Ketika harga turun, saya tidak segera baibek karena saya lihat ada target dari triangle di 21000-21500.  Hari ini.. Resisten pertama di 23325 ditembus.  saya yang sedang asyik ngerjain revisi tugas akhir… tidak melihat break point tersebut dan memutuskan untuk tidak disiplin.  Dan.. seperti kita ketahui bersama.. INTP kembali ke harga saya cut loss.. bahkan sempat mendekati harga average saya yang lama.  Hehehe.  Benar-benar ‘sakitnya disini’…

 

140915 Sakitnya disini

 

Akan tetapi… memang itulah adanya.. kalau kita tidak disiplin… market memang selalu memiliki cara untuk menghukum kita.

Sentimen utama tetap dari pengumuman hasil dari FOMC nanti hari Rabu malam.  Kabinet Jokowi? Hehehe.. sepertinya penuh dengan nama baru sehingga kita harus melihat kinerjanya selama setidaknya tiga bulan untuk melihat kualitas sebenarnya.  HSI juga ditutup dibawah suport, dan Dow Futs juga masih turun agak banyak.  Saya sih belum tertarik untuk positioning.  Mau disiplin beli INTP juga males.. Nanti seperti pergerakan harga saham-saham batubara: Jumat ditutup tembus resisten… hari ini dihajar lagi.  Sektor semen dan GGRM hanya naik sebagai penyeimbang dari net sell besar-besaran yang dilakukan pada saham perbankan.

So… saya tetap dalam mode wait and see.  Kalaupun memaksakan diri untuk belanja.. saya hanya tertarik pada saham yang sedang terkoreksi, bukan pada saham yang sedang bergerak naik.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

 

Comments
2 Responses to “15.45* (Revised)”
  1. Anna Nugroho says:

    Pak Satrio, tolong tanya bgm dgn PWON n LSIP .? Maturnuwun……….

    Sent from my iPad

    • Satrio Utomo says:

      Bu Anna…

      Waduh.. pertanyaannya sudah lama banget yak? hehehe. Maaf saya baru bisa balas sekarang. Kalau posisi per 26 September 2014 ini..

      – LSIP sedang menguji suport di 1830 – 1850. Kalau gagal bertahan, berarti mau turun ke 1700-1750 dulu. BTW.. LSIP sedang ada wedge jangka menengah dengan arah menuju 1400-1500. Jadi… kalau suport di 1830 – 1850 gagal bertahan.. sebaiknya menunggu sampai harga reversal dulu.. baru mulai positioning.

      – Kalau PWON.. pada dasarnya .. ketika suku bunga tinggi seperti sekarang, saya gak mau lihatin saham properti. Tapi.. kalau melihat chartnya… suport terakhir dari PWON di 420.. kalau ditembus.. nanti suport pentingnya di 390. Level 390 ini adalah suport dari H&S. Kalau ditembus.. potensi koreksinya bisa ke 300-330.

      Wassalam,
      Satrio

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: