Akankah IHSG Mengejar Ketertinggalannya?*


Selamat siang…

Isu kenaikan harga BBM Subsidi ini, sebenarnya sudah membuat IHSG jalan ditempat, jauh tertinggal pergerakannya pada sebulan terakhir ini dibandingkan dengan pergerakan indeks lain yang ada di kawasan regional.

Indeks

Level Indeks

Kenaikan

17-Oct-14

17-Nov-14

Poin

Persen

IHSG

5028.95

5053.94

24.99

0.50%

DJIA

16380.41

17647.75

1267.34

7.74%

Hang Seng

23023.21

23797.08

773.87

3.36%

St Times

3167.73

3288.67

120.94

3.82%

Ditengah kenaikan sebesar 7,74 persen yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial, dalam periode 17 Oktober 2014 hingga 17 November 2014, IHSG hanya mengalami kenaikan sebesar 0,5 persen. Padahal, indeks di kawasan Asia yang sering menjadi benchmark IHSG, yaitu indeks Hang Seng dari Strait Times, keduanya masih bisa mengalami kenaikan, masing-masing sebesar 3,36 persen dan 3,82 persen.

Semalam, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk melakukan kenaikan harga BBM Subsidi sebesar Rp 2000. Kenaikan ini, lebih kecil dari pernyataan Presiden Jokowi sebelumnya, bahwa harga BBM Subsidi bakal dinaikkan sebesar Rp 3000. Kenaikan subsidi yang lebih kecil dari perkiraan ini, sejauh ini berhasil membawa IHSG bergerak naik sebesar 20,30 poin (+0,40 persen) dan ditutup pada level 5074,24. Dana asing juga mengalir cukup signifikan. Hingga akhir dari sesi pertama, aliran dana asing di pasar reguler tercatat dalam posisi net buy sebesar 169,99 miliar. Pemodal asing yang kemarin berada dalam posisi jual sebesar Rp 17,40 miliar, hingga siang hari ini sudah berubah menjadi posisi beli.

Pertanyaan sebenarnya adalah: Setelah kenaikan harga BBM Subsidi dilakukan, apakah IHSG akan mengejar kenaikan yang telah terjadi pada Bursa Regional?

Menurut hemat saya siy… kalau mengejar ketertinggalan barang 3 persen… mungkin tenaganya masih ada.  Tapi.. kalau mau ngejar naik 7 persen? Hehehe.  Susah sepertinya.

Yang jelas, secara teknikal, IHSG hari ini memiliki kisaran utama diantara suport 5035 dan resisten 5075. Dengan posisi terakhir IHSG sudah diatas resisten, besar kemungkinan IHSG bakal ditutup diatas resisten ini. Jika resisten ini berhasil ditembus, IHSG bakal memiliki potensi kenaikan hingga kisaran 5150 – 5250 dengan resisten kuat di 5107-5117.

So…. Jangan heran kalau BBM Subsidi naik IHSG malah naik.  Itu karena IHSG beberapa waktu terakhir memang tertinggal jika dibandingkan dengan indeks regional.  Tapi.. kalaupun naik.. sepertinya bakal terbatas… dan.. kalaupun ternyata besok IHSG turun dan kenaikan hari ini hanya ‘jebakan batman’, medium term suport IHSG tetap di kisaran 4750 – 4900.  Dengan trend jangka menengah yang masih berada dalam trend naik, posisi beli tetap menjadi pilihan saya… meski … kegalauan saya tetap menahan saya untuk memencet tombol BELI.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: