Hidup dengan Info Bandar…*


Selamat pagi…

Menjadi teman yang baik itu… kita harus mampu untuk mendengarkan. Karena saya berteman dengan siapa saja.. baik, buruk, pintar, dodol, bandar, dll.. maka saya juga mendengarkan omongan dari siapapun juga. Tentu saja termasuk didalamnya: rumor-rumor bandar.

Rumor-rumor bandar ini lucu. Terkadang.. harga langsung ngacir bergerak sesuai rumor. Tapi yang lebih sering… harga malah bergerak berlawanan. Seperti beberapa beberapa waktu yang lalu. Ada orang berkata pada saya: Eh.. jadi bagaimana? TRAM mau ke 700? Harga TRAM malah turun dari 550 ke bawah 400. Pada kesempatan yang lain.. dia bilang begini: Saham LEAD itu bagus.. sudah sektornya perkapalan … sektor yang lagi ‘in’ .. lagi mode… PERnya single digit. Hasilnya jelas: LEAD turun dari 3600 ke 3000 dalam dua hari terakhir.

Pertanyaan yang ada di kepala saya hanya satu: Kok ndak cape ya hidup dengan info bandar yang kebalik-balik seperti itu?

Ok lah.. mungkin ini harga hanya diturunkan dulu untuk ‘buang penumpang’ (memancing pemodal retail untuk cut loss), sebelum nanti harga bergerak lagi. Belum tentu juga infonya salah. Tapi tetap saja: kita itu ada di bisnis finansial. Urusannya sama duit. Duit sendiri.. juga duitnya orang. Dalam bisnis yang berhubungan dengan duit.. kepercayaan itu adalah aset utama. Mengapa orang kemudian meresikokan menyebarkan info sesat? Karena bayarannya lebih bagus? Karena yang diterima lebih banyak?

Saya nggak ngerti .. bagaimana pola pikirnya. Yang saya tahu… karena saya sudah lebih dari 10 tahun melayani pemodal retail: retail dan bandar itu adalah dua hal yang tidak bisa jadi satu. Ini karena Bandar akan selalu berusaha mengerjai Retail .. dan Retail selalu (terpaksa) merelakan diri untuk dikerjain Bandar. Jadi .. ketika bandar sedang dibelakang anda… anda jelas akan kesulitan untuk merangkul pemodal retail.

So… Bandar atau Retail? Saya jelas pilih Retail. Pasar modal Indonesia bisa menjadi kuat kalau pemodal retail bisa lebih di’manusia’kan. Sayangnya.. kok sampai sekarang SRO hanya melihat kita sebagai Obyek. Belum sebagai "pelaku penting’ yang harus dilindungi keberadaannya.

Viva Pemodal Retail Indonesia!!!

Happy trading… semoga barokah!!!
Satrio Utomo

*disclaimer ON

Comments
One Response to “Hidup dengan Info Bandar…*”
  1. xxx says:

    betul pak satrio.. apa lagi saya paling jijik ama orang sok jadi bandar… bentar ngomong “X” mau ditarik “Y” mau ditarik.. ini orang culun part 1.. yang part 2 sok tau lagi seakan2 dia tmen bandar tau barang2 mau ditarik padahal kerjanya cuma nyontek orderan klientnya.. buat orang kek gitu gak usa bangga cuan pake ngintip orderan orang.. bangga tuh kalo cuan dengan analisa sendiri.. itu baru top

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: