15.45*


Selamat sore…

Anda sudah baca ngelesnya Menteri BUMN Rini Soemarno belum? Dia bilang… itu kemauan Direksi Semen Gresik sendiri.. itu corporate action Semen Gresik sendiri untuk menurunkan harga Semen sebesar 3000 per zak.

Lha… kalau omongan itu di sampaikan ke Jokowi… terus Jokowi yang ngomong … kan terus persepsi orang jadi beda-beda:

  • Yang orang bilang kalau itu memaksakan harga-harga lain untuk turun
  • Yang orang bicara tata niaga
  • Yang barang lain bakal dipaksa turun
  • Yang BUMN nanti disuruh mengurangi ketuntungan

Yang terjadi: harga saham-saham semen masih jatuh (lihat SMGR, INTP, dan SMCB)… harga saham-saham transportasi masih jatuh (lihat BIRD dan GIAA)… saham BUMN (PTBA dan PTPP) turun.

Susah memang… kalau orang gagal dalam berkomunikasi.  Saya kok jadi inget waktu jaman Gus Dur dulu… karena Gus Dur ngomong terserah pembisik.. jadi arahnya kemana-kemana dan sangat liar.  Kalau jaman SBY.. beliau kemudian sampai mengangkat banyak banget juru bibir.

Reaksi pasar atas penurunan BBM Subsidi sebenarnya masih bagus.  ASII naik… Konsumer naik… Bank naik… tapi reaksi pasar atas penurunan harga semen (dan juga LPG 12 kg) kemarin.. benar-benar ‘diluar dugaan’ (dalam konotasi negatif).

Kondisi ini diperburuk dengan kondisi bursa regional Asia yang sedang berguncang juga, setelah Otoritas Bursa di China melakukan pengetatan aturan tentang Margin Trading.  Itu yang membuat banyak sekuritas di China terpaksa melakukan posisi forced sell atas posisi dari nasabahnya.  Itu yang membuat Hang Seng turun 1,5 persen.. dan Shanghai… turun lebih dari 7%.

Jokowi sebenarnya niaknya baik… Beliau hanya ingin menunjukkan bahwa harga bisa bergerak turun.  Beliau hanya ingin memberikan contoh… bahwa BUMN bisa menjadi leader untuk penurunan harga.  Sayang saja.. semua tidak dikemas dengan baik.  Sehingga multitafsir yang terjadi.. membuat pasar bergerak liar.

Saya hari ini… terpaksa melakukan cut loss atas posisi INTP yang kemarin saya beli.  Setidaknya sebagian (kecuali kalau closing di 22000.. ya berarti INTP saya laku semua.. hehehe).  Saya soale khawatir terhadap bursa regional.  Saya juga khawatir bahwa kegagalan komunikasi politik dari Presiden ini… obatnya tidaklah mudah. Gile aja… kalau kemudian menunjuk juru bibir tapi ternyata yang ditunjuk semua adalah ‘anak mami’ semua… apa nggak malah terpasung itu Jokowinya?

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: