Pemerintah Berencana Mengenakan Pajak Tambahan atas Barang Mewah, IHSG terkoreksi…*


Lunch Break PT. Universal Broker Indonesia, 26 Januari 2015

Selamat siang…

Pemerintah sedang berencanauntuk mengenakan Pajak Tambahan atas Barang Mewah. Pajak Barang Mewah yang rencananya akan dikenakan, adalah perluasan dari Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22, atas barang-barang kelas premium seperti Pesawat udara pribadi, kapal pesiar, rumah dengan harga diatas Rp 2 miliar, apartemen, kondominium, kendaraan roda empat dengan cc diatas 3000 dengan harga diatas Rp 1M, kendaraan roda dua dengan harga diatas Rp 75 juta dengan cc diatas 250 cc, perhiasan, jam tangan, tas, dan sepatu. Barang-barang tersebut sebenarnya bukanlah barang konsumsi. Akan tetapi, kejatuhan dari saham-saham konsumsi pada hari ini, kemudian memicu aksi profit taking yang lebih luas. Indeks dari sektor konsumsi siang hari ini turun sebesar 3,31 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan IHSG yang turun sebesar 1,9 persen, dan indeks sektor property yang turun sebesar 2,0 persen.

Pemodal asing memang masih berada dalam posisi beli. Akan tetapi, karena kondisi dari bursa regional juga terlihat sedang tidak bersahabat, Hang Seng dan Strait Times bergerak flat-turun dengan koreksi kurang dari 0,2 persen, aksi beli dari pemodal asing juga berkurang drastis, dengan posisi beli dari pemodal asing hanya tercatat sebesar Rp 397,31 miliar di pasar reguler hingga siang hari ini. Dengan perkiraan net buy di pasar reguler hanya sekitar Rp 500M – Rp 800M, aksi beli dari pemodal asing ini terlihat turun cukup jauh dari Rp 1,76 tr yang dilakukan pada hari Jumat lalu.

Suport pertama IHSG di level 5.300 sudah langsung ditembus pada pergerakan pagi. Pada siang hari ini, IHSG ditutup dengan koreksi sebesar 101,12 poin (-1,90 persen) sehingga masuk pada kisaran suport di 5200 – 5250.

Koreksi pada IHSG, memang sepertinya bakal mengakhiri trend turun jangka pendek yang tengah berlangsung. Akan tetapi, dengan adanya trend jangka menengah dan jangka panjang yang sedang berada dalam trend naik, aksi buy on weakness masih tetap kami sarankan, terutama pada saham-saham sektor perbankan.

IHSG hanya akan mengakhiri trend naik jangka menengah jika suport di 5.121 gagal bertahan.

DISCLAIMER: Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami dapat diandalkan. PT Universal Broker Indonesia dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agenpenjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

Comments
One Response to “Pemerintah Berencana Mengenakan Pajak Tambahan atas Barang Mewah, IHSG terkoreksi…*”
  1. suryo.narpati@gmail.com says:

    Terimakasih Mom
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: