Menanti Data Ekonomi…*


Selamat Pagi dari PT. Universal Broker Indonesia, 2 Februari 2015

Selamat pagi…

Siang nanti, BPS akan mengumumkan data-data ekonomi penting berupa posisi Neraca Perdagangan Desember 2014 dan Inflasi bulan Januari 2015. Kedua data ini dirasakan sangat penting mengingat di awal Januari lalu, data-data serupa ternyata memberikan sentiment negatif sebagai akibat defisit Neraca Perdagangan bulan November sebesar US$426 juta, dan inflasi bulan Desember yang masih tinggi, 2,46 persen sebagai akibat dari kenaikan harga BBM Subsidi yang dilakukan oleh Pemerintah pada bulan November. Sejauh ini, konsensus analis yang kami pantau memperkirakan bahwa neraca perdagangan Desember bakal mengalami surplus sebesar US$110 juta, sedangkan inflasi Januari bakal rendah, hanya sebesar 0,26 persen. Jika neraca perdagangan memang surplus dan inflasi rendah, maka akan menjadi sentiment positif bagi pergerakan IHSG selanjutnya.

Kondisi dari bursa regional terlihat agak bearish, setelah pada pergerakan hari Jumat indeks Dow Jones Industrial (DJI) terkoreksi sebesar 251,90 poin (-1,45 persen) sehingga ditutup pada level 17.164,95, sebagai akibat dari pertumbuhan ekonomi Amerika di kuartal keempat 2014, yang dibawah ekspektasi. Untuk 4Q2014, ekonomi Amerika hanya tumbuh sebesar 2,6 persen, dibawah perkiraan pasar yang mengharapkan ekonomi Amerika bisa tumbuh sebesar 3,0 persen. Meskipun demikian, reaksi dari bursa di kawasan Asia pada pagi hari ini terlihat tidak terlalu negatif, dengan indeks Hang Seng hanya dibuka turun sebesar 0,65 persen, sedangkan indeks Strait Times (STI) malah running dengan kenaikan sebsar 0,42 persen.

Dari pergerakan regional diatas tersebut, faktor sentiment dari data-data ekonomi dalam negeri, sepertinya bakal lebih berpengaruh dibandingkan dengan sentimen negatif dari pergerakan indeks Dow Jones Industrial (DJI) pada hari Jumat.

IHSG pada hari ini diperkirakan bakal bergerak bervariasi dengan kisaran 5280 – 5300 sebagai kisaran utama pergerakan IHSG. IHSG saat ini sebenarnya sedang berada dalam trend naik jangka pendek dengan potensi kenaikan hingga resisten di level 5350 – 5365. Batas bawah dari kisaran gap di 5266-5281 akan menjadi suport kedua bagi pergerakan IHSG. Jika suport di 5266 gagal bertahan, IHSG bakal memiliki potensi untuk mengalami konsolidasi untuk jangka pendek dengan suport di kisaran 5180 – 5225.

Data-data ekonomi pada hari ini, bakalan akan sangat penting, mengingat itu akan menentukan sentiment hingga sebulan kedepan. Dilain sisi, pemodal sebaiknya juga menanti pengumuman dari Pemerintah mengenai harga BBM Subsidi untuk dua minggu kedepan. Posisi spekulatif sebaiknya hanya dilakukan jika pemodal yakin bahwa data-data tersebut bakal memberikan sentiment positif. Jika suport IHSG di 5265 gagal bertahan, pemodal sebaiknya menunda untuk melakukan akumulasi hingga IHSG memasuki kisaran suport di 5180-5225.

DISCLAIMER: Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami dapat diandalkan. PT Universal Broker Indonesia dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agenpenjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: