Indeks Regional Terus Menekan…*


Selamat Pagi dari PT. Universal Broker Indonesia, 9 Maret 2015

Selamat pagi…

Sentimen positif dari data tenaga kerja, telah memunculkan spekulasi bahwa The Fed akan mempercepat kenaikan suku bunga yang akan dilakukannya. Indeks Dow Jones Industrial (DJI) pada hari Jumat bergerak turun 278,94 poin (-1,54 persen), sehingga ditutup pada level 17.856,78. Chairman The Fed sendiri, pada bulan Februari lalu, telah menyatakan bahwa tidak ada kenaikan suku bunga dalam dua kali Fed Meeting (FOMC) mendatang. Itu artinya, The Fed sebenarnya baru akan menaikkan suku bunga paling cepat pada FOMC bulan Juni nanti. Bursa regional pagi ini mensikapi koreksi DJI tersebut sebagai sentiment negatif. Indeks Hang Seng pagi ini running dengan koreksi sebesar 0,75 persen, dan indeks Strait Times juga running dengan koreksi sebesar 0,75 persen.

Sentimen negatif dari bursa regional ini, diperkirakan bakal kembali menekan pergerakan IHSG, setelah pada hari Jumat lalu mengalami kenaikan yang cukup tajam sebagai akibat dari aksi beli di penutupan. IHSG pada hari ini diperkirakan bakal bergerak flat turun dengan suport utama di level 5.490 dan resisten pertama di 5.600. Jika suport 5.490 gagal bertahan, kisaran suport di 5.410 – 5.450 bakal menjadi suport yang kedua.

Kondisi dari indeks Dow Jones Industrial (DJI) yang sedang berada di sekitar level psikologis 18.000 memang memudahkan munculnya kekhawatiran pasar yang kemudian memicu aksi profit taking. Menurut pandangan kami, selama berita tersebut tidak berasal dari Janet Yellen sendiri, spekulasi-spekulasi seperti itu, hanya akan terjadi untuk jangka pendek.

Pergerakan IHSG sendiri, diperkirakan akan lebih dipengaruhi oleh kemungkinan dari Bank Indonesia untuk melanjutkan penurunan BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur BI mendatang, disampin juga dengan posisi nilai tukar Rupiah terhadap US$ yang masih berada di sekitar level psikologis Rp 13.000.

IHSG memiliki suport dari trend jangka menengah di level 5.325. Selamat IHSG tidak mencetak new low di bawah suport tersebut, IHSG masih tetap memiliki potensi kenaikan hingga kisaran 6.100 – 6.350 untuk jangka menengah. Pemodal bisa memanfaatkan koreksi harga untuk melakukan akumulasi posisi jangka menengah, dan posisi-posisi spekulatif untuk jangka pendek.

DISCLAIMER: Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami dapat diandalkan. PT Universal Broker Indonesia dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: