Menanti hasil FOMC, Membaca Yellen…*


Selamat pagi…

Nanti malam.. Janet Yellen, pimpinan dari The Fed, akan membacakan hasil dari FOMC.  Masyarakat ekonomi di seluruh dunia pasti akan menunggu, hasilnya seperti apa karena keputusan dari The Fed ini, bakal berpengaruh terhadap kondisi perekonomian dunia, terutama pergerakan mata uang dari sebagian besar negara yang ada di dunia ini.

Hal pertama yang akan diputuskan, tentu saja mengenai tingkat suku bunga.  Tingkat suku bunga dari The Fed .. sudah barang tentu akan tetap di 0,25 persen.  Yang ini.. semua orang pasti sudah akan setuju.

Problemnya tinggal jawaban dari pertanyaan: Kapan The Fed akan mulai menaikkan suku bunga acuannya?

Gejolak yang terjadi pada mata uang dunia dalam beberapa minggu terakhir, terjadi karena sebagian besar dari pemain utama dari surat hutang Amerika, yakin bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni nanti.  Lebih tepatnya, dalam survey yang dilakukan oleh Reuters tersebut, 9 dari 16 orang (56,25%) dealer utama dari bank-bank di Amerika, yakin bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni. Angka ini naik dari 10 dari 19 orang (52,6%) yang terdapat pada survey bulan Februari.  Ini yang membuat seluruh dunia menjadi tegang.  Christine Lagarde pimpinan dari ECB (Bank Sentral Eropa), bahkan sudah memberikan ‘peringatan’ bahwa langkah The Fed dalam menaikkan suku bunga, akan menyebabkan Taper Tantrum, ditariknya dana kembali ke mata uang US$, kondisi yang membuat mata uang emerging market goyah pada tahun 2013 lalu.  Bank Indonesia kemarin bahkan sudah memutuskan untuk menunda penurunan BI Rate, yang sepertinya dilakukan juga untuk mengantisipasi langkah The Fed ini.

Kata ‘Patient’: ada atau tidak ada ?

Sedemikian pentingnya langkah dari The Fed ini, sampai pelaku pasar pada berusaha untuk ‘membaca Yellen’, memperkirakan apa yang akan disebutkan oleh Janet Yellen, dalam mengumumkan hasil dari FOMC nanti. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam ‘membaca Yellen’ disini adalah bahwa dalam pernyataan The Fed pada bulan Februari kemarin, Janet Yellen masih menyatakan bahwa The Fed akan ‘bersabar’ (patient) dalam menaikkan suku bunga.  Bersabar ini, berarti suku bunga akan dinaikkan secara perlahan, dengan tidak mengganggu kondisi ekonomi dunia.  Kata patient ini yang kemudian menjadi fokus dari pelaku pasar di seluruh dunia pada hari ini: akankah The Fed tetap akan bersabar? atau The Fed akan menghilangkan kata ‘bersabar’ ini yang kemudian diartikan dengan kenaikan suku bunga di bulan Juni nanti.  Sebagian besar orang, berpendapat bahwa The Fed akan menghilangkan kata ‘patient’ ini.  Itu sebabnya seluruh mata uang di dunia bergejolak dalam beberapa hari terakhir.  Kondisi dari mata uang seakan-akan sudah memastikan kenaikan suku bunga pada bulan Juni.  Tapi, apakah memang begitu? Apakah memang sudah pasti?

Jadi… Kira-kira.. apa yang akan dikatakan oleh Yellen?

So… saya sih… masih berpendapat bahwa Janet Yellen adalah seorang ibu yang baik hati.  Tidak seperti Lagarde atau Sri Mulyani yang selalu ‘terlihat kuat’ … Janet Yellen ini adalah seorang ibu yang lembut.  Satu hal yang mungkin akan dilakukannya adalah: dia tidak akan mengguncang ekonomi dunia dengan terburu-buru melakukan kenaikan Fed Rate (Fed Rate) tingkat suku bunga The Fed secara agresif.  Kalau banyak orang kemudian bilang bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga dua kali tahun ini, sehingga di akhir tahun Fed Rate menjadi 0,75 % dari 0,25 % saat ini.  Saya memperkirakan bahwa The Fed hanya akan menaikkan suku bunga 1 kali.  Mau tidak mau.. The Fed memang harus menaikkan suku bunga tahun ini.  Tinggal masalah timingnya: apakah Juni-Juli ini, ataukah nanti di bulan September-Oktober (lihat jadwal FOMC disini).

Bagaimana Perkiraan Reaksi Pasarnya?

Saya itu chartist ye… jadi.. saya hanya taunya perkiraan harga lewat harga.  Rasionalisasi dari reaksi pasar seperti apa.. anda baca-baca tulisan para ekonom deh… mereka kan lebih ahli.

Saya sih… untuk medium termnya.. sedang dalam kondisi bullish untuk DJI dalam wave 3 extended dengan target di 21000.  Setidaknya.. saya memang tidak expect DJI ada koreksi besar sebelum ret 161.8 di 19000 kena.

150318 Medium Term DJI

Akan tetapi.. untuk short termnya… konsolidasi hingga kisaran 17300-17500 sebenarnya masih terlihat wajar.  Jadi… meski ujung-ujungnya naik, koreksi jangka pendek adalah wajar…. karena untuk jangka pendek… DJI memang sedang dalam fase konsolidasi.

So… Perkiraan reaksi pasarnya (pergerakan indeks Dow Jones Industrialnya) bakal seperti ini:

  • Jika The Fed memberikan signal untuk menaikkan suku bunga di bulan Juni, pasar (dalam hal ini indeks Dow Jones Industrial/DJI) akan terkoreksi sebentar (dalam beberapa hari) atau malah naik, sebelum kembali melanjutkan kenaikannya.
  • Jika The Fed memberikan signal untuk menaikan suku bunga setelah bulan Juni, pasar akan bergerak naik
  • Jika The Fed tidak memberikan signal kapan akan ada kenaikan, pasar akan turun sebentar (dalam beberapa hari) agak dalam, dengan koreksi ang cukup besar, sebelum nanti bergerak naik lagi.

Reaksi pasarnya bisa ‘langsung naik’… atau bisa juga ‘turun sebentar terus naik’.  Tapi ujung-ujungnya tetap naik.  Jadi.. kita hanya mencari harga terbaik saja… sebelum nanti market bergerak naik lagi.

Kita tunggu hasil The Fed nanti malam.

Selama Dow Jones Industrial Average tidak turun dibawah suport 17.150 … saya tetap masih bullish.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: