Hadeeh… para ekonom ini. Kenapa gak minta Pemerintah kasih US$ murah untuk Pertamina siy?*


Selamat pagi…

Pagi ini… saya disuguhi oleh bacaan yang tidak lucu. Maklum… para ekonom pada memprediksi bahwa inflasi 2015 bisa dibawah 5% DENGAN SYARAAAT: harga BBM Premium tidak dinaikkan.

Kok… gimana toh ya…. Pemerintah sudah susah2 meningkatkan dana pembangunan dengan mengurangi subsidi BBM. Sekarang … mereka mau suruh pemerintah subsidi BBM lagi gitu?

Hadeeeh….. Pren.. pada move on kenape siy? Kita pilih Jokowi karena kita mau pembangunan infrastruktur. Kenapa para ekonom ini meminta supaya kita balik ke kebijakan jaman SBY lagi?

Patok Kurs untuk Beli BBM: Solusi agar Premium tetap terjangkau

Kalau pemerintah tidak mau pusing dengan inflasi yang liar karena Premium naik.. pemerintah sebaiknya menggunakan cara yang lain. Cara yang patut dicoba.. menurut saya adalah patok nilai kurs US$ bagi pembelian premium yang dilakukan oleh Pertamina.

Kalau Pemerintah mematok kurs US$ yang dilakukan Pertamina.. maka pergerakan harga premium bisa terbebas dari volatilitas nilai tukar. Harga premium bisa jadi agak turun karena dalam harga pokok.. kurs beli BBM jadi lebih murah. Toh.. yang impor BBM Subsidi juga hanya Pertamina. Yang dapet dollar murah hanya satu pintu.

Sejak bulan lalu.. Pemerintah mulai menyalakan Bom Waktu dengan (secara implisit) kembali memberikan subsidi pada BBM Premium. Dengan harga minyak yang akan cenderung naik… maka sudah barang tentu.. nantinya.. Pemerintah bakal terpaksa memberikan ‘lompatan harga’ ketika harga Premium kembali disesuaikan ke harga pasar. Untuk menghindari hal ini.. banyak cara yang bisa dilakukan. Dan menurut saya.. salah satu yang paling masuk akal adalah dengan mematok nilai tukar Rupiah terhadap US$ .. terutama untuk pembelian Premium yang dilakukan oleh Pertamina di pasar internasional.

Memberikan US$ kepada Pertamina dibawah harga pasar .. juga memperlihatkan bahwa Pemerintah confidence dengan asumsi nilai tukar Rupiah pada APBN-P dan memberikan gambaran pada masyarakat bahwa ‘kedepan… nilai tukar Rupiah bisa ke level itu’.

Wallahu a’lam bishawab….

Happy trading… semoga barokah!!!
Satrio Utomo

Comments
2 Responses to “Hadeeh… para ekonom ini. Kenapa gak minta Pemerintah kasih US$ murah untuk Pertamina siy?*”
  1. Budi Sutanto says:

    Buat saya, Agus M itu KARTU MATI…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: