Hukum Pergerakan Harga dalam kerangka Fibonacci Retracement…*


Selamat pagi…

Anda mungkin sudah pernah membaca buku yang saya tulis mengenai Fibonacci Retracement. Buku tersebut saat ini bukan satu-satunya sumber pembelajaran mengenai Fibonacci Retracement. Sependek pengetahuan saya, sudah ada beberapa penulis Indonesia selain saya yang jugasudah membuat buku, tulisan, website, atau blog, yang membahas mengenai Fibonacci Retracement.

Satu hal yang membuat Pembelajaran Fibonacci Retracement dari versi Saya berbeda adalah: Saya menekankan akan perlunya memperhatikan Hukum Pergerakan Harga dalam kerangka Fibonacci Retracent tersebut.

Jadi begini.. sebagian besar orang berpendapat bahwa Fibonacci Retracement berfungsi secara random. Memang.. Fibonacci Retracement berfungsi sebagai suport atau resisten yang bisa membelokkan pergerakan harga, bisa menjadi titik penting dimana pergerakan harga mencetak titik tertinggi atau titik terendah pada suport atau resisten tersebut. Tapi tetap saja, fungsi dari Fibonacci Retracement tersebut, menurut sebagian orang, adalah random. Random ini dalam artian: tidak ada satu level Fibonacci Retracement tertentu yang lebih penting jika dibandingkan dengan yang lain, tidak ada pola pergerakan harga yang anda diantara Fibonacci Retracement level.

Saya berbeda.

Perbedaan yang saya tekankan dalam membaca pergerakan harga dalam Fibonacci Retracement adalah sebagai berikut:

  1. Fibonacci Retracement level 50% adalah level Fibonacci Retracement YANG PALING PENTING dari semua Fibonacci Retracement yang ada. Jika harga bergerak dari sebuah titik tertinggi/terendah menuju ke suatu titik terendah/tertinggi yang lain, maka ketika mengalami pembalikan arah trend, Fibonacci Retracement level 50% adalah TARGET HARGA dengan PROBABILITAS YANG PALING TINGGI!! (untuk lebih jelasnya, silakan membaca tulisan mengenai Fibonacci Retracement 50% pada link berikut ini).
  2. Jika pada sebuah retracement dari trend turun R ke S, harga bergerak langsung menuju Fibonacci Retracement level 61.8% (titik T pada gambar PTPP dibawah ini) sebagai target pertamanya, maka dalam pergerakan harga selanjutnya, Fibonacci Retracement 38.2% (titik U) akan berfungsi sebagai target ketika setelah mengalami pembalikan arah.
  1. Sebaliknya: Dalam sebuah rebound yang terjadi setelah harga mengalami penurunan dari titik R ke titik S (lihat gambar CPIN dibawah), level Retracement 38.2% terlihat mampu menahan kenaikan harga (T) dan setelah itu harga mengalami pembalikan arah setidaknya hingga mencapai Retracement level 50%-nya (titik U), maka ketika harga bergerak melanjutkan trend yang terjadi setelahnya, maka titik V yang tidak lain merupakan Fibonacci Retracement level 61.8% (kemungkinan besar) akan LANGSUNG menjadi target dari arah pergerakannya, tanpa menggunakan Fibonacci Retracement level 50% sebagai suport atau resisten penting.

So… pergerkan harga dalam skema Fibonacci Retracement, memang tidak berlangsung secara random. Ada variasi-variasi pergerakan yang terjadi sehingga Retracement level dalam Fibonacci Retracement itu, tidak sekedar suport atau resisten, tidak sekedar target harga yang random. Didalam Retracement level tersebut, ada ‘aturan pergerakan harga’-nya. Semoga kita bisa memanfaatkannya.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah membaca ulasan ini. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

%d bloggers like this: